.horizontal-menu{width:100%; overflow:hidden; border-bottom:1px solid #000000;} .horizontal-menu ul{margin:0; padding:0; padding-left:0px; font:12px Courier New; list-style-type:none} .horizontal-menu li{display:inline; margin:0} .horizontal-menu li a{float:left; display:block; text-decoration:none; margin-right:2px; padding:2px 2px 2px 2px; color:#000000; background:#6600FF;} .horizontal-menu li a:hover{color:#FFFFFF; background:#66FFFF}
Powered By Blogger

Wednesday, February 24, 2010

Bidang-Bidang Kecerdasan Buatan


Tugas Tgl Tugas Tgl Selesai
1 18 Februari 2010 24 Februari 2010

Nama NPM TUGAS
Ridho Audli
0815031087
Mengatur dan membuat blog
Arif Wicaksono
0815031039
Mencari data
Fajar Ardian
0855031013
Mencari data dan edit blog
Adam Hussein
0855031001
Mencari data
Ade Wahyu H.
0815031033
Memasukkan data ke blog



BIDANG-BIDANG KECERDASAN BUATAN


Sistem Pakar: suatu program komputer yang mengandung pengetahuan dari satu atau lebih pakar manusia mengenai suatu bidang spesifik. Misal : kedokteran, enginering, dll

Genetic Algoritm: Teknik pencarian yang digunakan dalam komputasi untuk menemukan solusi yang tepat atau perkiraan untuk optimisasi dan masalah pencarian.

Fuzzy Logic : konsep logika yang tidak berprinsip hanya pada kondisi “ya” dan “tidak” saja.

Jaringan syaraf tiruan: Menirukan cara kerja otak manusia

Robotika: menirukan keseluruhan tingkah laku manusia

Secara garis besar, AI terbagi ke dalam dua faham pemikiran yaitu AI Konvensional dan Kecerdasan Komputasional (CI, Computational Intelligence). AI konvensional kebanyakan melibatkan metoda-metoda yang sekarang diklasifiksikan sebagai pembelajaran mesin, yang ditandai dengan formalisme dan analisis statistik. Dikenal juga sebagai AI simbolis, AI logis, AI murni dan AI cara lama (GOFAI, Good Old Fashioned Artificial Intelligence). Metoda-metodanya meliputi:

  1. Sistem pakar: menerapkan kapabilitas pertimbangan untuk mencapai kesimpulan. Sebuah sistem pakar dapat memproses sejumlah besar informasi yang diketahui dan menyediakan kesimpulan-kesimpulan berdasarkan pada informasi-informasi tersebut.
  2. Petimbangan berdasar kasus
  3. Jaringan Bayesian
  4. AI berdasar tingkah laku: metoda modular pada pembentukan sistem AI secara manual

Kecerdasan komputasional melibatkan pengembangan atau pembelajaran iteratif (misalnya penalaan parameter seperti dalam sistem koneksionis. Pembelajaran ini berdasarkan pada data empiris dan diasosiasikan dengan AI non-simbolis, AI yang tak teratur dan perhitungan lunak. Metoda-metoda pokoknya meliputi:

  1. Jaringan Syaraf: sistem dengan kemampuan pengenalan pola yang sangat kuat
  2. Sistem Fuzzy: teknik-teknik untuk pertimbangan di bawah ketidakpastian, telah digunakan secara meluas dalam industri modern dan sistem kendali produk konsumen.
  3. Komputasi Evolusioner: menerapkan konsep-konsep yang terinspirasi secara biologis seperti populasi, mutasi dan “survival of the fittest” untuk menghasilkan pemecahan masalah yang lebih baik.

Metoda-metoda ini terutama dibagi menjadi algoritma evolusioner (misalnya algoritma genetik) dan kecerdasan berkelompok (misalnya algoritma semut)

Dengan sistem cerdas hibrid, percobaan-percobaan dibuat untuk menggabungkan kedua kelompok ini. Aturan inferensi pakar dapat dibangkitkan melalui jaringan syaraf atau aturan produksi dari pembelajaran statistik seperti dalam ACT-R. Sebuah pendekatan baru yang menjanjikan disebutkan bahwa penguatan kecerdasan mencoba untuk mencapai kecerdasan buatan dalam proses pengembangan evolusioner sebagai efek samping dari penguatan kecerdasan manusia melalui teknologi.

No comments:

Post a Comment